Comscore Tracker

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!

Coba mulai terapkan hidup sehat 

Indonesia adalah negara keenam yang menyumbang pasien diabetes terbanyak di dunia. Informasi tersebut berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Tercatat ada 10,3 juta yang terkena diabeter pada tahun 2017. Dalam waktu dua dekade ke depan, angka tersebut diperkirakan mencapai 16,7 juta jiwa.

Selama ini diabetes sering dianggap sebagai "penyakitnya orang tua" sehingga banyak orang dewasa muda yang menyepelekannya. Berdasarkan data dari International Diabetes Federation tahun 2017 menyatakan bahwa diabetes, khususnya diabetes tipe 2, mulai merambah ke orang-orang usia 20-40 40 tahun.  

Gaya hidup yang tidak sehat dinilai menjadi salah satu faktor yang paling berperan meningkatkan risiko terhadap diabetes, terutama diabetes tipe 2. Selain itu, apa saja faktor lain yang bisa menjadi risiko penyebab diabetes?

1. Terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!pexels.com/Engin Akyurt

Makanan cepat saji atau fast food sering kali menjadi pilihan ketika lapar di malam hari dan bahkan saat stres melanda. Selain karena rasanya yang enak, makanan ini tersedia di mana pun dan kapan pun. 

Namun, seperti yang kamu ketahui, fast food bukanlah makanan yang sehat sebab makanan ini telah diolah berulang kali, serta tinggi akan gula, garam, dan lemak. Maka dari itu, fast food adalah jenis makanan yang dapat meningkatkan risiko kita terkena diabetes di kemudian hari.

Melansir dari Medical News Today, ada satu cara mudah untuk membuktikannya. Cobalah tes kadar gula darahmu sebelum konsumsi fast food dan 2 jam setelah memakannya. Angka saat tes kedua pasti lebih tinggi daripada tes pertama. 

2. Tubuh yang terlalu gemuk atau obesitas

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!usnews.com

Faktor risiko terbesar dari diabetes tipe 2 adalah obesitas atau kelebihan berat badan. Dilansir The Global Diabetes Community, obesitas (indeks massa tubuh di atas 30) bahkan meningkatkan risiko diabetes hingga 80 kali lipat, lho

Kenapa keduanya berkaitan? Hal ini terjadi karena lemak yang menumpuk akan membuat tubuh mengalami resistansi insulin, hormon yang bertugas mengubah glukosa menjadi energi.

Ketika tubuh mengalami resistansi insulin, glukosa pun menumpuk dan masuk ke dalam darah. Akibatnya, tingkat gula darah pun melonjak. Lama-kelamaan, kondisi ini akan berkembang menjadi diabetes. 

3. Malas bergerak alias mager

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!salinastriallaw.com

Faktor berikutnya yang bisa meningkatkan risikomu terhadap diabetes tipe 2 adalah malas bergerak alias mager. Menghabiskan hari-harimu rebahan di atas kasur atau sofa akan berdampak buruk terhadap angka timbanganmu. 

Studi dari International Journal of Obesity tahun 2017 menujukkan bahwa terdapat hubungan antara banyak waktu yang digunakan untuk bermalas-malasan dan ukuran lingkar pinggang. Artinya, semakin lama kamu rebahan, semakin tinggi pula risiko untuk obesitas. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ini adalah salah satu faktor risiko utama diabetes. 

4. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!unsplash.com/melanie_kreutz

Kopi susu, bubble teadessert box, hingga aneka kue kini erat kaitannya dengan Millennials dan Gen Z. Akhir-akhir ini, makanan dan minuman manis begitu disukai dan bahkan sering viral di media sosial.

Memang tak ada salahnya jika kamu mengonsumsi yang manis-manis sesekali. Namun, jika terlalu sering dan banyak, kadar gula darahmu akan meningkat. Kalau sudah kebablasan, lambat laun kamu akan terkena diabetes.

Baca Juga: 7 Khasiat Minum Teh Setiap Hari, Dapat Cegah Kanker dan Diabetes

5. Tekanan darah yang tinggi

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!healthline.com

Tekanan darah tinggi atau hipertensi ternyata juga bisa meningkatkan risiko kita terhadap diabetes tipe 2. Data dari American Diabetes Association menyatakan bahwa 50 persen penderita penyakit gula memiliki tekanan darah di atas normal. 

Ada beberapa penyebab dari kondisi ini, di antaranya:

  • Obesitas;
  • Malas berolahraga;
  • Konsumsi garam terlalu banyak;
  • Stres;
  • Konsumsi alkohol berlebihan;
  • Merokok. 

6. Durasi duduk yang terlalu lama

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!mariefranceasia.com

Apakah pekerjaanmu saat ini mengharuskanmu duduk berjam-jam menghadap laptop atau komputer? Jika iya, kamu harus berhati-hati. Sebab, gaya hidup seperti itu bisa meningkatkan risiko diabetes hingga 112 persen, menurut laporan dari jurnal Diabetologia tahun 2012.

Duduk terlalu lama hingga lebih dari 15 jam membuat proses pembakaran kalori di tubuhmu tidak berjalan maksimal. Metabolisme tubuh pun menjadi tak lancar. Alhasil, kamu berisiko menjadi obesitas dan mengidap diabetes tipe 2. 

7. Tingkat kolesterol dan trigliserida yang terlalu tinggi

7 Kebiasaan yang Membuat Millennials  Berisiko Diabetes, Hindari Ya!legionathletics.com

Kolesterol jahat (LDL) juga ikut andil dalam meningkatkan risiko kita terhadap diabetes. Begitu pula sebaliknya, diabetes menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh kita. Bersama-sama kedua kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi yang lebih fatal, yaitu penyakit jantung

Sementara itu, bagaimana dengan trigliserida? Bagi kamu yang belum tahu, kadar trigliserida yang tinggi adalah tanda awal dari diabetes. Sebab, kondisi tersebut menunjukkan adanya resistansi insulin. 

Nah itu 7 kebiasaan yang bisa membuat para millenials berisiko terserang diabetes. Kalau ada di antara kebiasaan itu sering kamu lakukan, segera hentikan ya, demi kesehatan kamu sendiri.

Baca Juga: Seperti Tom Hanks, Kenapa Pasien Diabetes Lebih Rentan Virus Corona?

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya