Comscore Tracker

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur 

Atur ritme tubuh kamu ya

Pernahkan kepala kamu terasa cenat-cenut dan badan terasa sakit saat baru bangun tidur? Padahal kamu merasa sudah cukup waktu untuk tidur. Jangan dianggap remeh ya. kemungkinan kamu ternyata memang kurang tidur, walaupun kamu merasa sudah cukup. Nah berbagai penelitian mengungkapkan beberapa efek mengerikan yang bisa terjadi apabila kamu kurang tidur sehingga dapat memengaruhi kesehatan jasmani dan rohani. 

Berikut ini ada sejumlah fakta yang perlu kamu perhatikan terkait waktu tidur dan akibat yang bisa terjadi apabila pola tidurmu berantakan. Yuk intip langsung di bawah ini, sebenarnya berapa lama kamu pernah waktu untuk tidur.

1. Waktu tidur tergantung usia

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur pixabay.com/smpratt90

Saat kecil, mungkin tidur adalah hal yang menyebalkan karena artinya waktu bermain sudah usai. Nah, sebaliknya, saat sudah besar, tidur menjadi sebuah kenikmatan yang hakiki.

Lembaga kesehatan tidur Amerika Serikat (AS), National Sleep Foundation (NSF), menekankan bahwa seiring bertambahnya usia, keperluan tidur juga berubah. Nah berikut lama waktu tidur berdasarkan usia: 

  • Bayi 1 tahun: 14-17 jam
  • Balita 5 tahun: 10-14 jam
  • Anak-anak hingga 12 tahun: 9-11 jam
  • Remaja: 8-10 jam
  • Dewasa muda: 7-9 jam
  • Kelompok lanjut usia: 7-8 jam

Tidak mutlak pada pedoman usia, NSF menambahkan bahwa keperluan tidur setiap orang juga tergantung dari gaya hidup, kondisi medis, dan faktor lainnya.

2. Ada lima fase tidur

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur unsplash.com/Icons8 Team

Bukan rahasia lagi bahwa orang dewasa tidur rata-rata 8 jam per hari. Seperti pernyataan dari NSF, orang dewasa kira-kira perlu waktu tidur 7-9 jam. Apa yang terjadi selama rentang waktu tersebut? Dilansir dari laman Healthline, begini siklus atau fase tidur:

  • Kantuk
  • Light sleep (setengah tertidur dan masih bisa terbangun)
  • Masa transisi dari light sleep ke deep sleep (kesadaran mulai berkurang)
  • Deep sleep
  • Alam mimpi (rotasi antara rapid eye movement/REM dan non-REM)
Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur tenor.com

Dalam dua tahap pertama (kantuk dan light sleep), tubuh sedang bersiap untuk tidur dengan menurunkan suhu tubuh dan mengurangi aktivitas gelombang otak.

Lalu, tahap tiga dan empat (masa transisi dan deep sleep) adalah saat tubuh mencapai tahap alam tidur yang lebih dalam. Saat itu, tubuh bekerja keras untuk melakukan fungsi restoratifnya, dan otakmu melepaskan hormon-hormon penting untuk mengoptimalkan semua fungsi tubuh. Akhirnya, di tahap ke-5, kamu memasuki alam mimpi dengan REM.

Tiap tahapan siklus tidur memerukan waktu kira-kira 90 menit. Namun setiap orang memerlukan waktu yang beragam untuk setiap tahap. Itulah yang menjadi penyebab ada beberapa orang yang akhirnya kurang tidur. 

3. Karakter seseorang berpengaruh pada alur tidur

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur kissclipart.com

Kamu ekstrover atau introver? Hayo, kamu harus tahu! Kenapa? Ternyata, sifatmu secara tidak langsung menjadi petunjuk bagaimana kamu dapat mengatur jadwal tidur. Juga, kamu dapat memperbaiki kualitas tidur agar tidak mudah lelah di waktu kerja.

Berita baik untuk para ekstrover, menurut sebuah penelitian gabungan oleh Prancis dan AS pada tahun 2017, Personality and Sleep Quality, kaum ekstrover yang lebih jarang merasakan emosi negatif memiliki kualitas tidur yang lebih baik secara keseluruhan, dibandingkan dengan kaum introver.

Setelah tahu sifatmu, inilah cara-cara untuk memperbaiki kualitas tidurmu!

4. Penting mengetahui ritme tidur

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur pexels.com/Andrea Piacquadio

Cara pertama untuk memperbaiki kualitas tidurmu adalah dengan mengetahui ritme tidurmu. Proses ini dapat dilakukan sendiri. Kamu tinggal menjawab pertanyaan ini sebelum tidur:

  • Apakah kamu lelah atau masih segar saat menyelimuti diri?
  • Apakah tubuhmu terasa sakit atau relaks saat mau tidur?
  • Jam berapa kamu makan terakhir kali?
  • Jam berapa kamu berbaring di tempat tidur?
Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur success.com

Setelah kamu bangun tidur, biasakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini juga:

  • Bagaimana kualitas tidurmu?
  • Apakah kamu langsung tertidur atau tidak?
  • Jika jawaban pertanyaan sebelumnya adalah tidak, apakah karena kamu banyak pikiran?
  • Apakah kamu sering terbangun secara tiba-tiba?
  • Saat kamu tidur, apakah kamu bermimpi? Jika ya, mimpi seperti apa?
  • Apa yang membangunkanmu? Serta, apakah kamu merasa lelah atau segar bugar?

Dengan membiasakan diri untuk mengetahui ritme tidurmu, kamu perlahan-lahan dapat memperbaiki kualitas tidurmu.

5. Hitung waktu tidur dan bangun kamu

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur lifealth.com

Selain ritme tidur, kamu juga dapat menghitung waktu tidurmu. Menghitungnya dapat membantu mendapatkan tidur yang berkualitas. Berapa lama kamu tidur semalam? Dan, berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk tiap tahap di siklus tidur?

Apakah yang perlu kamu catat sebagai tolok ukur hitung-hitungan waktu tidurmu?

  • Jam berapa kamu bangun?
  • Apakah kamu memenuhi seluruh siklus tidur atau ada yang tidak terpenuhi?
  • Jam berapa kamu tidur, dari berbaring di tempat tidur hingga bermimpi?

Cara hitung cepatnya, jika seluruh siklus tidur terpenuhi, kamu akan mendapatkan sekitar 7,5-9 jam tidur. Jika kurang dari 7,5 jam, kemungkinan besar ada tahap-tahap siklus tidur yang terlewati.

6. Untuk mendeteksi waktu tidur, pakai smartwatch atau sleep tracker

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur whatchawearing.com

"Modern problem requires modern solution."

Dewasa ini, kamu tidak perlu susah-susah mendeteksi kualitas tidurmu. Kalau ingin investasi untuk kesehatan masa kini, kamu bisa membeli smartwatch. Selain berfungsi sebagai jam, kamu juga bisa tahu kualitas tidurmu, lho.

Meskipun kalah akurat jika dibandingkan dengan alat sleep tracker asli, banyak produk smartwatch dan fitness tracker yang sudah dilengkapi dengan fitur sleep tracker yang dapat membantu mengetahui kualitas tidurmu tanpa repot.

7. Depresi dan waswas dapat menganggu tidur

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur unsplash.com/jakobowens1

Kamu sudah melakukan poin-poin sebelumnya, tapi masih kurang tidur? Mengutip dari Healthline, beberapa kondisi di bawah ini bisa menjadi faktor pengganggu tidurmu:

  • Psikologis: depresi dan waswas
  • Gangguan kardiovaskular
  • Rasa sakit kronis

Selain insomnia, ketiga faktor di atas juga dapat menyebabkan sleep apnea hingga hipersomnia (kantuk berlebih). Bila terus-terusan kurang tidur, kamu bakal terancam oleh ketiganya!

Dengan kualitas tidur yang baik, kamu dapat memperbaiki kesehatan fisik dan psikis. Menurut penelitian gabungan dari AS dan Austria dalam jurnal Nature tahun 2019, tidur yang cukup mencegah pengerasan arteri jantung (aterosklerosis).

Bagaimana jika tetap sulit? Menurut lembaga American Academy of Sleep Medicine, terapi perilaku kognitif bisa membantu meningkatkan kualitas tidur dan menyingkirkan insomnia. Jadi, jika kamu susah tidur, apalagi sudah berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, sebaiknya konsultasi dengan pakarnya.

Tidak Banyak Diketahui, Ini Fakta-fakta Tentang Waktu dan Fase Tidur giphy.com

Nah itu beberapa fakta penting tentang tidur yang perlu kamu ketahui. Jangan dianggap sepele ya. Sebanyak apapun pekerjaan yang harus kamu selesaikan, jangan sampai mengganggu tidur kamu ya. Ingat kesehatan tetap adalah yang paling utama.

Baca Juga: 5 Penyakit Berbahaya akibat Kurang Tidur, Ayo Disiplin ke Diri Sendiri

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya