Comscore Tracker

Jangan Diremehkan, Cara Mengatasi Leher dan Lutut Sakit selama WFH

Sepele sih, tetapi ya jangan dibiarkan saja

Sampai sekarang banyak karyawan yang masih bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama pandemik COVID-19. Meskipun nyaman berada di rumah, tetapi WFH juga memengaruhi kesehatan secara fisik dan psikis. Tak sedikit pekerja yang bekerja di rumah mengeluhkan kaku, nyeri, atau pegal di area leher dan lutut.

Banyak penyebab yang dapat memunculkan keluhan itu. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya di bawah ini:

1. Tidak ada alat penunjang untuk bekerja di rumah

Jangan Diremehkan, Cara Mengatasi Leher dan Lutut Sakit selama WFHunsplash.com/Domenico Loia

Para karyawan menilai pengaturan kerja dari rumah kurang disukai. Sebab lingkungan kantor dibangun sedemikian rupa untuk menciptakan suasana kerja yang produktif, sehingga mood kerja mereka bisa naik. Selain itu, kantor juga menyediakan berbagai kelengkapan yang menunjang produktivitas seperti meja dan kursi. Itulah yang tidak dimiliki orang-orang WFH.

Kelihatannya sepele sih. Tetapi meja dan kursi yang sesuai, lalu didukung oleh posisi duduk yang benar dapat meminimalkan masalah kesehatan. Misalnya menghindarkan kamu dari tekanan berlebih di bagian leher dan lutut.

“Dalam kehidupan masyarakat, kita sering menganggap remeh hal seperti ini sehingga sering menggunakan kursi seadanya dan meja kerja yang terkadang tidak sesuai. Bahkan, tidak jarang tanpa meja sama sekali, misalnya bersila di ranjang ataupun di lantai yang dapat menyebabkan nyeri pada daerah lutut,” kata Dokter Spesialis Kesehatan Olahraga, dr. Michael Triangto SpKO, lewat pernyataan tertulis yang diterima oleh IDN Times.

2. Kamu terlalu lama duduk dan tidur dari biasanya

Jangan Diremehkan, Cara Mengatasi Leher dan Lutut Sakit selama WFHfreepik.com/teksomolika

Karyawan menghabiskan waktunya duduk berjam-jam selama bekerja. Ketika WFH, kebiasaan duduk terlalu lama itu juga diselingi dengan berbaring. Itulah yang dapat memicu pegal-pegal di leher dan lutut.

Melansir Washington Post, ada data tahun 2019 yang menyebutkan orang dewasa di Amerika Serikat duduk selama 6,5 jam sehari. Durasi itu lebih lama satu jam ketimbang data yang didapat pada tahun 2007. Sementara untuk usia lebih muda, yaitu 12-19 tahun, durasinya bisa mencapai delapan jam per hari.

Kebiasaan terlalu lama duduk itu diasosiasikan dengan peningkatan risiko rekanan darah tinggi, obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan lainnya.

“Mungkin bila hal tersebut hanya dilakukan untuk beberapa menit dan jangka pendek tidak akan menimbulkan keluhan, tetapi akan berbeda untuk waktu yang lama,” ungkap dr Michael.

Baca Juga: Kamu Kerja dari Rumah alias WFH? Waspadai Computer Vision Syndrome

3. Mungkin kamu sudah punya masalah kesehatan di bagian leher dan lutut sebelumnya

Jangan Diremehkan, Cara Mengatasi Leher dan Lutut Sakit selama WFHpracticalpainmanagement.com

Meskipun posisi tubuh pada saat duduk sudah benar dan menyelinginya dengan peregangan selama bekerja, pegal di leher atau lutut tetap bisa terjadi. Apabila mengalaminya, sekarang coba tanyakan dirimu sendiri. Apakah kamu sebelumnya sudah mengalami masalah kesehatan di bagian leher atau lutut?

“Jika jawabannya ‘ya’, maka tentunya hal itu menjadi wajar untuk timbulnya keluhan,” terang dr Michael.

Apabila benar seperti itu, permasalahannya bukan lagi kepada peralatan kerja yang memadai. Tetapi juga permasalahan lutut dan leher yang pernah kamu alami sebelumnya. Penyebab paling umum terjadi adalah masalah leher dan lutut karena kurangnya berolahraga.

“Akibatnya, otot cenderung kaku dan lemah. Sehingga memudahkan untuk mengalami cedera akibat postur yang tidak baik selama WFH.”

4. Untuk mengatasi masalah kesehatan itu bisa dimulai dengan menghilangkan pemicunya

Jangan Diremehkan, Cara Mengatasi Leher dan Lutut Sakit selama WFHwebmd.com

Sekarang perhatikan dari keempat poin di atas dan tanyakan pada diri sendiri: apa yang menjadi penyebab leher atau lutut kamu pegal? Kalau sudah memahami penyebab-penyebab itu, seharusnya kamu sudah bisa mendapatkan solusi. Apabila rasa pegal itu terjadi secara terus-menerus atau semakin menjadi-jadi, sebaiknya segera periksa diri ke dokter.

5. Dokter Michael kemudian memberikan saran untuk melakukan peregangan leher dan lutut

Jangan Diremehkan, Cara Mengatasi Leher dan Lutut Sakit selama WFHfreepik.com/teksomolika

Praktik ini dipercaya dapat mencegah kamu mengalami nyeri, kaku, atau pegal di area tubuh tersebut. Berikut ini yang harus kamu lakukan:

Otot-otot leher bagian kanan dan kiri

  1. Wajah menghadap lurus ke depan
  2. Ujung jari telapak tangan kanan diletakkan di bagian dagu sisi kanan lalu secara perlahan dorong ke arah kiri, sehingga wajah akan menoleh ke kiri. Setelah sampai pada titik henti, tahan selama 5 hitungan
  3. Lakukan hal yang sama di bagian dagu sisi kiri dan tahan juga selama 5 detik
  4. Lakukan secara bergantian sampai lima repetisi.

Otot-otot leher bagian depan

  1. Wajah menghadap lurus ke depan
  2. Pertemukan kedua telapak tangan di depan dada
  3. Letakkan kedua ujung jari-jari tangan kanan dan kiri untuk mendorong bagian bawah dagu ke atas. Sehingga wajah menengadah dan terasa peregangan di bagian depan leher
  4. Tahan selama lima detik dan lakukan sebanyak lima kali atau lima repetisi.

Otot-otot leher bagian belakang

  1. Wajah menghadap lurus ke depan
  2. Kedua telapak tangan diletakkan di belakang kepala
  3. Letakkan kedua ujung jari-jari tangan kanan dan kiri di bagian atas dari belakang kepala untuk mendorong kepala ke arah depan. Sehingga wajah menunduk dan akan terasa peregangan pada otot-otot bagian belakang leher
  4. Tahan selama lima detik dan lakukan sebanyak lima repetisi.

Lutut:

  1. Letakkan telapak tangan di atas meja untuk menjadi tumpuan
  2. Secara perlahan lipat lutut kanan dan turunkan tubuh, sehingga titik berat tubuh akan berada di lutut sisi kanan. Nanti ototnya akan terasa meregang di bagian tungkai dan lutut kiri. Tahan selama lima detik
  3. Lakukan hal yang sama di sisi kiri
  4. Selesaikan peregangan lutut ini dengan melakukan masing-masing lima kali repetisi.

Emang sih semua itu sepele dan tampak remeh. Tetapi masalah fisik yang seperti itu juga dapat mengganggu kinerja kamu apabila dibiarkan saja. Semoga tips di atas dapat membantumu ya. Semangat, guys!

Baca Juga: Ini Dampak Gak Pakai Bra selama WFH pada Payudaramu, Yakin Mau Lanjut?

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya