Comscore Tracker

5 Tips Penting agar KPR yang Kamu Ajukan Disetujui oleh Bank

Semoga rencana kamu dilancarkan ya

Jakarta, IDN Times - Memiliki rumah sendiri dan hidup mandiri adalah impian banyak orang, apalagi bagi mereka yang sudah berumah tangga. Hanya saja kondisi perekonomian yang sedang anjlok dan semakin mahalnya harga properti, membuat masyarakat kesulitan untuk memenuhi keinginan itu. KPR pun bisa menjadi solusi pilihan.

Nah bagi kamu yang ingin mengajukan KPR, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan ya agar pengajuan kamu bisa disetujui oleh bank. Tentu bank tidak langsung menyetujui setiap pengajuan yang masuk. Agar rencana kamu mulus, perhatikan beberapa tips penting di bawah ini ya.

1. Kamu harus mencatat informasi penting dari layanan KPR suatu bank

5 Tips Penting agar KPR yang Kamu Ajukan Disetujui oleh BankIlustrasi Rumah Subsidi/KPR (IDN Times/Dwifantya Aquina)

Untuk mengajukan KPR juga diperlukan persiapan lho. Ada baiknya kamu mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai pelayanan KPR, dengan begitu pemahaman untuk mengajukan KPR akan lebih banyak. Kamu bisa mencari informasi melalui layanan online.

Mengutip cermati.com, kamu harus menemukan dan mencatat informasi penting dari layanan KPR suatu bank. Pertama, bagaimana proses dan syarat pengajuannya. Lalu, besaran bunga, cicilan, dan jumlah penalti. Ini adalah poin-poin penting untuk dibandingkan. 

Baca Juga: Cicilan KPR Kamu Macet di Tengah Pandemik? Ini Lho Solusinya

2. Lakukan perbandingan antara bank yang satu dengan yang lainnya

5 Tips Penting agar KPR yang Kamu Ajukan Disetujui oleh BankANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Jangan lupa lakukan perbandingan antara bank yang satu dengan yang lainnya karena setiap bank memiliki aturan dan kebijakan yang berbeda-beda. Jangan hanya melihat tingkat suku bunga yang mana yang paling rendah atau tinggi.

Tapi kamu juga perlu tahu berapa batas atasnya jika kamu memilih cicilan dengan suku bunga floating. Cari tahu juga, adakah promo suku bunga flat untuk cicilan di tahun awal di bank tersebut. 

Setelah melakukan perbandingan, setidaknya kamu harus memiliki dua atau tiga pilihan bank sehingga apabila KPR kamu masih ditolak juga, kamu bisa mengajukan ke bank lainnya.

3. Datanglah dengan penampilan yang rapi dan meyakinkan

5 Tips Penting agar KPR yang Kamu Ajukan Disetujui oleh Bank

Penampilan akan memengaruhi kesan pertama saat bertemu seseroang. Oleh karena itu, jangan mendatangi bank dengan penampilan berantakan apalagi tidak meyakinkan.

Masih mengutip Cermati, datanglah dengan penampilan yang rapi dan dilengkapi dengan pengetahuan mengenai KPR yang memadai. Berbicaralah dengan penuh keyakinan. Dengan begitu, kamu bisa menunjukkan pada bank bahwa pengajuan KPR kamu layak disetujui.

Jangan lupa pastikan secara detail informasi yang sebelumnya sudah kamu dapatkan lewat browsing di internet tadi. Misalnya, berapa nilai dana KPR yang bisa didapat, jumlah uang muka yang wajib disiapkan, besaran bunga yang ditetapkan, tenor yang bisa dipilih atau keuntungan yang bisa diperoleh dari mengajukan KPR di bank tersebut.

4. Lakukan perhitungan terlebih dahulu atas KPR yang kamu ajukan

5 Tips Penting agar KPR yang Kamu Ajukan Disetujui oleh BankIlustrasi Uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Mengingat ini akan melibatkan uang yang cukup besar, jangan lupa untuk melakukan perhitungan terlebih dahulu atas KPR yang kamu ajukan. Mintalah bantuan staf bank untuk melakukannya sehingga gambaran dan perhitungan lebih jelas didapatkan.

Dengan simulasi itu, kamu harus sudah mendapat gambaran bagaimana kalkulasi cicilan kamu nanti setiap bulannya. Berapa lama kamu dapat promo cicilan suku bunga flat. Berapa jumlah cicilan jika suku bunga hingga batas atas. Jangan sampai kamu gak siap di kemudian hari ya. 

5. Lengkapi semua persyaratan yang diminta bank

5 Tips Penting agar KPR yang Kamu Ajukan Disetujui oleh BankIlustrasi credit (IDN Times/Arief Rahmat)

Pastikan semua persyaratan yang diminta sudah dipenuhi dengan baik. Hal ini akan sangat berpengaruh pada disetujui atau tidaknya pengajuan kamu. Bank akan menilai ini sebagai salah satu komponen dalam mengambil keputusan.

Biasanya bank akan meminta sejumlah persyaratan umum, seperti KTP suami istri (bagi yang telah menikah), Kartu Keluarga, surat keterangan kerja, surat keterangan penghasilan/slip gaji, rekening koran/tabungan, dan NPWP. Pastikan semua persyaratan tersebut telah terpenuhi dengan baik sehingga proses pengajuan KPR bisa berjalan dengan mulus dan lancar.

Tidak perlu terburu-buru dalam mengajukan KPR tersebut. Apalagi jika ternyata semua persyaratan tersebut belum bisa terpenuhi. Selamat cicil rumah ya! 

Baca Juga: 6 Langkah Penting untuk Kredit Rumah agar Keuangan Tetap Aman

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya