Comscore Tracker

Kemenkeu Pastikan Akan Tetap Menagih Utang Bambang Trihatmodjo

 Detail utang piutang Bambang Trihatmodjo tidak bisa disebut

Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan akan tetap melanjutkan penagihan utang terhadap putra ketiga Presiden RI ke-2 Soeharto, Bambang Trihatmodjo. Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan (DJKN) Kemenkeu, Tri Wahyuningsih.

Diketahui bahwa gugatan Bambang terhadap Menkeu Sri Mulyani ditolak oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). "Pengurusannya masih berlanjut seperti biasa. Jadi kita melakukan penagihan melalui ketentuan PUPN (Panitia Urusan Piutang Negara). Jadi proses berjalan seperti biasa, penagihan kembali," ujar Tri, dalam diskusi virtual DJKN, Jumat (30/4/2021).

Baca Juga: Bambang Trihatmodjo Gugat Sri Mulyani ke PTUN, Ini Respons Kemenkeu

1. Bambang terancam sanksi jika upaya penagihan Kemenkeu diacuhkan

Kemenkeu Pastikan Akan Tetap Menagih Utang Bambang TrihatmodjoIDN Times / Auriga Agustina

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, eks Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Isa Rachmatarwata, menyatakan bahwa Bambang terancam sanksi jika upaya penagihan Kemenkeu diacuhkan olehnya.

"Dalam melakukan tugasnya, panitia piutang negara sudah memanggil, memperingatkan yang bersangkutan untuk bertanggung jawab melunasi (utang), kalau tidak diindahkan maka panitia diberi kewenangan untuk melakukan beberapa action yang lebih deterrent. Misalnya mencegah ke luar negeri. Kemudian memblokir rekening yang bersangkutan. Itu bisa dilakukan dengan meminta otoritas berwenang melakukan hal tersebut," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Bambang Trihatmodjo Dicekal ke Luar Negeri, Menkeu pun Kena Gugat

2. Detail utang piutang ini termasuk info yang dikecualikan dari pemberitahuan info ke publik

Kemenkeu Pastikan Akan Tetap Menagih Utang Bambang TrihatmodjoIlustrasi utang (IDN Times/Arief Rahmat)

Isa menjelaskan pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut terkait detail permasalahan utang piutang Bambang Trihadmodjo. Pihaknya hanya ingin memastikan bahwa kewajiban yang bersangkutan kepada negara dapat dipenuhi.

"Saya berikan satu hal bahwa permasalahan utang piutang, info detailnya termasuk info yang dikecualikan dari pemberitahuan info ke publik. Kami jaga betul sehingga tidak bisa menjelaskan detail," jelas dia.

3. Bambang Trihatmodjo dicegah pergi ke luar negeri

Kemenkeu Pastikan Akan Tetap Menagih Utang Bambang TrihatmodjoInstagram.com/mayangsaritrihatmodjoreal

Isa menyampaikan bahwa pihak PUPN tidak melakukan pencekalan terhadap Bambang Trihatmodjo, melainkan hanya pencegahan untuk pergi ke luar negeri. Pencegahan terhadap Bambang dilakukan agar yang PUPN bisa melakukan komunikasi terkait permasalahannya atas kasus penyelenggaraan SEA Games tersebut.

"Sebetulnya, istilahnya bukan mencekal, cegah dan tangkal. kita nggak menangkal. Kita mencegah ke luar negeri. Ini kebijakan ditempuh panitia urusan piutang negara. Bukan menteri keuangan sendiri. Pencegahan sudah dimintakan oleh ditjen imigrasi (Kemenkumham)," jelasnya.

4. Bambang Trihatmodjo menggugat Sri Mulyani terkait pencegahan dirinya ke luar negeri

Kemenkeu Pastikan Akan Tetap Menagih Utang Bambang TrihatmodjoTangkapan layar Gugatan Bambang Trihatmodjo di PTUN Jakarta (IDN Times/Umi Kalsum)

Sebagai informasi, putra ketiga Presiden RI ke-2 Soeharto, Bambang Trihatmodjo, menggugat Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Gugatan dilayangkan terkait pencegahan dirinya ke luar wilayah Republik Indonesia.

Gugatan Bambang telah didaftarkan kuasa hukumnya, Prisma Whardana Sasmita, ke PTUN Jakarta pada Selasa 15 September 2020. Dikutip dari laman PTUN Jakarta, Jumat (18/9/2020), gugatan tersebut tercatat dengan nomor perkara 179/G/2020/PTUN.JKT.

Bambang sendiri dicegah karena kasus penyelenggaraan SEA Games XIX yang digelar 23 tahun lalu. Saat SEA Games, yang berlangsung di tahun 1997 itu, Bambang ditunjuk sebagai ketua Konsorsium Mitra SEA Games. Saat penyelenggaraan SEA Games itu, sang ayah masih duduk sebagai orang nomor satu di negeri ini.

Baca Juga: Sanksi Menanti Bambang Trihatmodjo jika Tidak Lunasi Utang ke Negara

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya