Comscore Tracker

Swalayan Hingga Hotel di Bali Wajib Menjual 60 Persen Produk Lokal

Hebat nih. Petani, nelayan, UMKM lokal Bali pasti bahagia

Denpasar, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali rupanya makin konsisten untuk menaikkan level produk lokal Bali. Seperti yang dilakukan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Ia mewajibkan pasar atau toko swalayan di daerah supaya membeli dan menjual produk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan serta peternakan dari petani lokal paling sedikit 60 persen dari total volume produk yang dipasarkan.

1. Tujuannya biar para petani, nelayan, dan pegiat industri lokal di Bali makin sejahtera

Swalayan Hingga Hotel di Bali Wajib Menjual 60 Persen Produk LokalANTARA FOTO/Yusran Uccang

Ketentuan ini diatur sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Pergub yang terdiri atas 14 Bab dan 30 Pasal tersebut telah ditetapkan dan diundangkan pada tanggal 28 Desember 2018.

Menurut Koster, pergub itu dibuat sesuai dengan visi "Nangun Sat Kertih Loka Bali". Di mana misinya untuk mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian, perikanan dan industri kerajinan rakyat.

Pergub ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk memberikan kepastian dalam pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, industri lokal Bali, serta memberikan kepastian harga jual.

"Sektor pariwisata dengan pertanian harus dipertemukan, diberdayakan dan disinergikan sebagai strategi dalam membangun perekonomian Bali guna meningkatkan kesejahteraan para petani, nelayan, dan pegiat industri lokal Bali," ujarnya tak lama ini, dilansir dari Antara.

2. Swalayan hingga hotel diwajikan bermitra dengan para petani, UMKM dan koperasi

Swalayan Hingga Hotel di Bali Wajib Menjual 60 Persen Produk LokalDok.IDN Times/Istimewa

Tak hanya itu. Pergub ini juga mengatur tata niaga produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Bali yang berpihak kepada masyarakat Bali, meningkatkan kuantitas, kualitas dan kontinuitas produksi sehingga meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Satu di antara aturannya adalah mewajibkan toko swalayan membeli dan menjual dengan besaran masing-masing produk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta peternakan paling sedikit 60 persen dari total volume produk yang dipasarkan. Artinya, 60 persen barang yang dijual oleh toko swalayan hingga hotel harus dari produk lokal Bali.

Selain itu produk perikanan dan industri lokal Bali paling sedikit 30 persen dari total volume produk yang dipasarkan.

Bahkan hotel, restoran, katering dan toko swalayan diharuskan bermitra dengan petani, UMKM dan koperasi.

3. Wajib membeli produk lokal Bali secara tunai

Swalayan Hingga Hotel di Bali Wajib Menjual 60 Persen Produk LokalIDN Times/Reza Iqbal

Pergub juga mengatur sistem pembayaran ketika ada transaksi antara petani dengan pihak hotel, restoran, katering dan toko swalayan. Mereka diwajibkan membeli produk petani, subak, kelompok tani dan kelompok usaha produktif secara tunai.

Jika pembeliannya menggunakan sistem tunda bayar, maka wajib melakukan pembelian produk lokal Bali melalui Perusahaan Daerah. Paling lama satu bulan harus sudah dibayarkan.

"Nanti ada pembinaan dan pengawasan dengan membentuk tim yang anggotanya dari unsur instansi vertikal, perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, akademisi dan asosiasi," katanya.

4. Pengusaha dan pelaku ekonomi haru ikut membangun Bali, bukan membangun di Bali

Swalayan Hingga Hotel di Bali Wajib Menjual 60 Persen Produk LokalInstagram.com/krisnaoleholehbali

Koster mengimbau supaya para pengusaha dan pelaku ekonomi lain yang menjalankan aktivitas usahanya di Bali agar bertanggung jawab ikut membangun Bali, bukan membangun di Bali.

"Inilah kado Tahun Baru 2019 yang saya persembahkan untuk para petani, nelayan, dan pelaku serta pegiat industri lokal Bali agar menjadi lebih sejahtera dan bahagia," ungkapnya.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You