Comscore Tracker

3 Cara Agar Kamu Bisa Bebas Dari Jeratan Utang, Jangan Sampai Menumpuk

Penting nih untuk anak-anak muda

Jakarta, IDN Times - Dalam kondisi terdesak, biasanya orang-orang akan langsung mengambil pinjaman dari bank ataupun lembaga perkreditan tertentu. Cara seperti itu dianggap sebagai satu-satunya solusi agar bisa segera keluar dari permasalahan perekonomian. Hanya saja kadang ada yang sampai kebablasan, tidak lagi mampu mengontrol diri sehingga jumlah utangnya semakin menumpuk dan bertambah banyak.

Dalam kondisi seperti itu, bukannya bisa keluar dari permasalahan, namun justru semakin menambah masalah. Nah, agar tidak terus menerus terjebak dalam jeratan utang, ada 3 cara yang perlu kamu lakukan sehingga bisa terlepas dari persoalan finansial itu. 

1. Buat daftar utang dari yang paling besar sampai terkecil

3 Cara Agar Kamu Bisa Bebas Dari Jeratan Utang, Jangan Sampai MenumpukIlustrasi utang (IDN Times/Arief Rahmat)

Pertama-tama, buat daftar utang dari yang paling besar sampai paling kecil. Kemudian lunasi satu per satu berdasarkan skala priotitas. Misalnya, lunasi utang yang memiliki bunga paling besar dahulu.

Selama proses pelunasan, hindari pengeluaran-pengeluaran tersier. Ingat, menuruti gaya hidup tidak akan ada habisnya. Tahan dulu untuk jajan kopi kekinian, nongkrong di kafe, atau liburan. Membayar utang adalah prioritasmu saat ini!

2. Utang jangan sampai lebih dari 30 persen pendapatan

3 Cara Agar Kamu Bisa Bebas Dari Jeratan Utang, Jangan Sampai MenumpukIlustrasi Utang (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut Perencana Keuangan, Prita Ghozie, utang masih bisa dikategorikan sehat apabila tidak lebih dari 30 persen dari pendapatan. Dengan demikian, kamu masih bisa mengalokasikan penghasilanmu untuk keperluan lain.

Apabila utang yang kamu miliki lebih dari 30 persen dan mengganggu cash flow keuangan, segera evaluasi. Lunasi utangmu tanpa membuka utang baru.

3. Mulai buat metode alokasi gaji

3 Cara Agar Kamu Bisa Bebas Dari Jeratan Utang, Jangan Sampai MenumpukIlustrasi dompet dan keuangan. IDN Times/Dwi Agustiar

Setelah semua utang lunas, segera buat alokasi anggaran bulanan. Dengan demikian, pengeluaranmu tidak akan bocor. Ada beberapa metode alokasi gaji yang bisa kamu coba dari Prita Hapsari Ghozie.

Bagi kamu yang bergaji UMP, lakukan metode commitment budgeting setiap kali menerima gaji, yaitu 75 persen untuk keperluan sehari-hari dan 25 persen untuk tabungan atau investasi. Apabila penghasilan kamu sudah di atas UMP hingga double digit, kamu bisa pakai metode simple budgeting. Caranya kamu bisa alokasikan 50 persen gaji untuk biaya hidup, 30 persen untuk tabungan atau investasi, dan 20 persen untuk gaya hidup.

Metode ZAPFIN cocok banget buat kamu yang penghasilannya sudah mumpuni banget, misalnya di atas Rp30 juta. ZAPFIN terdiri atas zakat, assurance, present consumption, future spending, dan investment. Gunakan 2,5 persen gaji untuk zakat, 10 persen untuk asuransi dan dana darurat, 70 persen biaya hidup rutin, 5 persen untuk nabung pembelian besar, dan 10 persen untuk investasi.

Baca Juga: Muji di AS Bangkrut, Total Utang Mencapai Rp928 Miliar

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya