Comscore Tracker

Bos Gojek Akui Terlalu Naif Mengira Gojek Bisa Tetap Terus Tumbuh

Mengakui keputusan PHK karyawan adalah kesalahannya

Jakarta, IDN Times - Kami memohon maaf sebesar-besarnya kami harus mengambil keputusan sulit untuk kita dapat mengimplementasikan hal ini. Perjalanan menjadi semakin sulit karena kita harus berpisah dengan 430 karyawan, yang selama ini menjadi rekan kerja sehari-hari yang dekat dengan kita, lalu juga adanya penutupan GoLife dan GoFood Festival - bisnis yang memiliki peran penting dalam sejarah Gojek.

Demikian isi surat yang disampaikan Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Sulistyo terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 430 karyawan mereka. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Selasa (23/6), surat elektronik itu merupakan email internal untuk seluruh karyawan Gojek.

Baca Juga: [BREAKING] Gojek PHK Ratusan Karyawan

1. Tidak cukup mengantisipasi adanya penurunan

Bos Gojek Akui Terlalu Naif Mengira Gojek Bisa Tetap Terus TumbuhGojek siapkan sekat pelindung dan posko aman untuk driver selama pandemik COVID-19 (Dok. Gojek)

Andre mengaku naif karena berpikir Gojek akan terus tumbuh.

Dia tahu, keputusan ini menyebabkan kesedihan, kemarahan, dan kekecewaan bagi 430 karyawan yang di-PHK. Namun ia berharap, mereka tidak kehilangan rasa cinta kepada Gojek sebagai perjalanan karier mereka.

"Kami tidak cukup mengantisipasi adanya penurunan yang tidak dapat dihindari seperti pandemik yang terjadi saat ini, dan sekarang kami membayar untuk itu," kata Andre.

"Kalian akan selalu ingat dan merasa bangga, bahwa kalian memiliki peran penting dalam mewujudkan ini semua. Kami berharap kalian dapat terus mengenang masa-masa kalian selama di Gojek. Kalian selalu memiliki keluarga besar di Gojek yang siap membantu dan selalu mendoakan agar kalian sukses. Jangan ragu memberitahu kami jika kalian membutuhkan referensi dari kami, dukungan atau sekedar teman berbagi,” tambah Andre.

2. Mohon maaf kali ini mengecewakan pegawai

Bos Gojek Akui Terlalu Naif Mengira Gojek Bisa Tetap Terus TumbuhGojek siapkan sekat pelindung dan posko aman untuk driver selama pandemik COVID-19 (Dok. Gojek)

Dalam surat bagian Kevin, ia meminta maaf atas keputusan PHK yang menimpa ratusan karyawannya.

"Kami akan membantu kalian semaksimal mungkin untuk dapat melangkah lebih jauh di perjalanan karier kalian. Tolong jangan ragu untuk menghubungi saya langsung jika ada yang ingin kalian bicarakan,” tulis Kevin.

Kevin berterima kasih atas kontribusi 430 karyawan tersebut  dan berjanji akan membantu dalam perjalanan karier mereka.

"Kepada kalian yang harus meninggalkan Gojek, tolong diketahui bahwa ini adalah kesalahan kami berdua, saya dan Andre, bukan kalian. Kami memohon maaf kali ini telah mengecewakan kalian," katanya.

3. Total 9 persen dari keseluruhan karyawan Gojek di-PHK

Bos Gojek Akui Terlalu Naif Mengira Gojek Bisa Tetap Terus TumbuhIlustrasi PHK (IDN Times/Arief Rahmat)

Diberitakan sebelumnya, Gojek mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 430 karyawannya atau total 9 persen dari keseluruhan karyawan Gojek.

Sebagian besar berasal dari divisi yang terkait dengan GoLife dan GoFood Festival. Layanan seperti GoMassage, GoClean, dan GoFood Festival pun dihentikan.

Kedua bisnis ini, GoLife dan GoFood Festival memerlukan interaksi jarak dekat, dan mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir seiring terjadinya pandemik COVID-19.

Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi atas situasi makro ekonomi dan perubahan perilaku masyarakat, yang menjadi lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan kontak fisik ataupun kegiatan yang tidak memungkinkan untuk menjaga jarak.

Baca Juga: [BREAKING] Gojek Tutup Layanan GoLife dan GoFood Festival

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya