Comscore Tracker

Gelombang 4 Kartu Prakerja Segera Dibuka, Targetkan 500 Ribu Peserta 

Jadwal mundur satu minggu dari yang dijadwalkan

Jakarta, IDN Times - Direktur Komunikasi, Kemitraan, dan Pengembangan Ekosistem Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji W. Ruky memastikan akan menerima peserta lebih banyak dari sebelumnya pada gelombang 4 pendaftaran Kartu Pra Kerja.

"Kuota jumlah penerima Kartu Prakerja per gelombang akan jauh lebih besar daripada 3 gelombang sebelumnya," kata Panji dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/7/2020).

Pada Senin 13 Juli 2020 lalu, Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian mengatakan untuk gelombang 4 akan dibuka untuk 500 ribu peserta. Nantinya, pihak PMO Kartu Prakerja akan memprioritaskan para pekerja terdampak.

1. Manajemen pelaksana sedang menyiapkan hal-hal teknis

Gelombang 4 Kartu Prakerja Segera Dibuka, Targetkan 500 Ribu Peserta (Anggaran kartu prakerja dari Kemenko Perekonomian) IDN Times/Arief Rahmat

Panji mengatakan, pendaftaran gelombang 4 Kartu Prakerja akan dibuka sebelum akhir pekan depan. Saat ini Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian (Permenko) yang merupakan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) 76/2020 sedang difinalisasi.

"Beberapa kesepakatan dari berbagai Kementerian dan Lembaga juga sedang diproses. Di sisi operasi, Manajemen Pelaksana sedang menyiapkan hal-hal teknis untuk mengakomodasi Perpres, Permenko baru dan arah kebijakan Komite," kata Panji.

Baca Juga: Perpres Diteken Jokowi, Bos Kartu Prakerja Dapat Gaji Rp77 Juta

2. Jadwal mundur satu minggu dari yang direncanakan

Gelombang 4 Kartu Prakerja Segera Dibuka, Targetkan 500 Ribu Peserta Konferensi pers Perpres 76 Tahun 2020 Kartu Prakerja (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Jadwal ini mundur sekitar satu minggu dari yang direncanakan. Sebelumnya, Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, Rudy Salahuddin mengatakan bahwa pembukaan Kartu Prakerja gelombang 4 akan dilakukan pada minggu ke-4 bulan Juli. Pembukaan dilakukan setelah pihaknya menyelesaikan verifikasi terkait pelaksanaan Kartu Prakerja.

"Pembukaan batch 4 kembali setelah mendapatkan hasil verifikasi terkait pelaksanaan batch 1 sampai 3 terkait pembayaran lembaga pelatihan," ujarnya.

3. Akan dilaksanakan secara offline dan online

Gelombang 4 Kartu Prakerja Segera Dibuka, Targetkan 500 Ribu Peserta Ilustrasi Kartu Pra Kerja (IDN Times/Arief Rahmat)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pada gelombang 4 Kartu Prakerja ini akan dilaksanakan secara offline dan online. Sebelumnya pada gelombang 1 hingga 3, pelaksanaan program Kartu Prakerja hanya dilaksanakan secara online.

Perubahan lainnya adalah terkait regulasi terbaru dari program Kartu Prakerja yang diterapkan pemerintah. Seperti soal peserta program Kartu Prakerja yang bisa digugat pemerintah jika memalsukan identitas. Bahkan peserta juga bisa dipidana.

Peraturan terbaru itu diterapkan usai Presiden Joko "Jokowi" Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020 yang merupakan revisi dari Perpres Nomor 36 Tahun 2020 mengenai Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

Dalam Pasal 31C disebutkan, penerima Kartu Prakerja yang tidak memenuhi ketentuan dan telah menerima bantuan biaya pelatihan, wajib mengembalikan bantuan biaya pelatihan dan/atau insentif tersebut kepada negara.

"Dalam hal penerima Kartu Prakerja tidak mengembalikan bantuan biaya pelatihan dan/atau insentif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam jangka waktu paling lama 60 (enam puluh) hari, Manajemen Pelaksana melakukan gugatan ganti rugi kepada penerima Kartu Prakerja," demikian isi pasal dalam Pepres tersebut.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 4 Segera Dibuka, Ini Kata Airlangga

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya