Comscore Tracker

Setelah COVID-19 Berakhir, Bakal Begini Tampilan Baru Tempat Kerja  

Semuanya harus kembali menyesuaikan diri ya

Jakarta, IDN Times - Twitter dan Facebook pernah mengumumkan bahwa mereka memberikan kesempatan kepada karyawan untuk bekerja dari rumah, tidak hanya sampai akhir tahun, melainkan secara permanen. Namun memang tidak semua perusahaan bisa menerapkan kebijakan seperti itu. 

Tidak dapat dipungkiri COVID-19 memang telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan. Baik kehidupan sehari-hari, maupun pola di tempat kerja. Lingkungan di kantor diperkirakan juga akan berubah ketika pandemik ini berakhir. Seperti apa? Cek yuk di bawah ini kemungkinan tampilan baru tempat kerja begitu pandemik COVID-19 ini berakhir.

1. Rekan kerja bakal berkolaborasi di ruang pertemuan virtual

Setelah COVID-19 Berakhir, Bakal Begini Tampilan Baru Tempat Kerja  Pihak BBW mempraktikan Buku Ajaib berteknologi Augmented Reality. IDN Times/Surya Aditya

Kini sudah zamannya penggunaan teknologi canggih dalam "menyulap" realitas. Salah satunya penggunaan augmented reality (realitas tertambah). Dilansir dari World Economic Forum, Facebook telah bereksperimen dengan pengaturan meja futuristik, di mana layar virtual melayang di udara dan orang dapat mengubah ukurannya.

Kepala realitas virtual dan realitas tertambah Facebook, Andrew Bosworth mengatakan mereka ingin meningkatkan pekerjaan jarak jauh dan telah bekerja untuk memungkinkan orang beralih antara dunia nyata dan dunia maya.

Dalam sebuah posting blog, Facebook mengatakan teknologi tersebut adalah bagian dari platform komputasi baru yang akan menggabungkan realitas virtual dan realitas tertambah dengan perangkat baru untuk menciptakan 'ruang kerja tak terbatas' yang memungkinkan rekan kerja untuk berkolaborasi di ruang pertemuan virtual.

2. Aturan jaga jarak akan tetap diberlakukan

Setelah COVID-19 Berakhir, Bakal Begini Tampilan Baru Tempat Kerja  unsplash.com/Tim van der Kuip

Mungkin di kantor kamu sudah banyak yang menerapkan batasan sosial dengan memberikan jarak meja antar karyawan. Jika COVID-19 sudah berakhir, ada kemungkinan aturan ini akan tetap dipertahankan. Tidak hanya jarak, menurut World Economic Forum, kantor bisa saja kembali dengan desain lama dengan sekat antar meja karyawannya.

Selain itu kebersihan meja akan mendapat perhatian khusus agar selalu bersih. Di kantor Cushman & Wakefield misalnya, karyawan diminta untuk mengambil tatakan kertas untuk meja mereka. Selesai kerja, kertas akan dibuang untuk meminimalisasi penyebaran COVID-19 di meja kantor.

3. Akan lebih banyak ruang lapang dan terbuka

Setelah COVID-19 Berakhir, Bakal Begini Tampilan Baru Tempat Kerja  Ilustrasi kantor. unsplash.com/Adolfo Felix

Kamu nantinya mungkin akan mendapati ada lebih banyak tanda dari lobi, lift, koridor hingga meja kantor. Misalnya, tanda yang mengarahkan untuk karyawan berjalan di satu sisi atau satu arah. Kamu juga mungkin akan menemukan tanda berisi imbauan untuk menjaga kebersihan kantor, memakai masker hingga mencuci tangan.

Kantor juga akan membuat ventilasi menjadi lebih baik dengan membuka banyak jendela. Udara yang difilter adalah satu-satunya pilihan.

Baca Juga: Pemprov DKI Bentuk Tim Gabungan untuk Awasi Pekerja di Kantor

4. Menggunakan sensor gerak dan pengenalan wajah

Setelah COVID-19 Berakhir, Bakal Begini Tampilan Baru Tempat Kerja  Pixabay/15675001

Perusahaan mungkin juga perlu berinvestasi dalam rangkaian baru contactless technology atau teknologi nirkontak untuk mengurangi penularan penyakit.

Markas baru Zaha Hadid Architects di Sharjah, Uni Emirat Arab misalnya. Mereka menggunakan pintu yang otomatis terbuka begitu ada karyawannya mendekat menggunakan sensor gerak dan pengenalan wajah. Selain itu, untuk lift dan bahkan kopi dapat dipesan dari smartphone.

Baca Juga: Deutsche Bank di AS Izinkan Pegawai Kerja dari Rumah hingga Juli 2021 

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya