Comscore Tracker

Awas Tertipu! Begini Iming-iming Rayuan Investasi Emas Bodong

Hati-hati, jangan sampai termakan rayuan ya

Jakarta, IDN Times - Emas harganya terus naik setiap tahun. Karenanya emas menjadi salah satu komoditas yang cukup populer untuk berinvestasi.

Investasi emas menjadi semakin mudah sebab pembeliannya bisa dilakukan secara konvensional maupun daring. Hanya saja kemudahan ini juga menjadi celah bagi para penipu untuk menjalankan aksinya. Investasi bodong pun semakin gencar melakukan aksinya. 

Dilansir dari cermati.com, berikut lima hal yang perlu kamu waspadai akan rayuan dan iming-iming yang dilakukan oleh investasi emas bodong. 

Baca Juga: Polisi Masih Kesulitan Dalami Kasus Investasi Bodong Kampoeng Kurma

1. Menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa risiko

Awas Tertipu! Begini Iming-iming Rayuan Investasi Emas BodongPerhiasan emas di salah satu toko emas di Pasar Aceh (IDN Times/Saifullah)

Tidak ada investasi di dunia ini yang benar-benar tanpa risiko. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk investasi bodong ini, dengan menawarkan keuntungan menggiurkan dalam waktu singkat dan tanpa risiko.

Misalnya, ketika kamu berinvestasi emas kemudian mendapat keuntungan 30 persen dalam waktu hanya satu bulan. Bila kamu menemukan keuntungan seperti itu, kamu patut waspada. Perlu diketahui bahwa keuntungan yang wajar adalah sekitar 12 persen.

2. Menawarkan paket investasi emas yang beragam dan membingungkan

Awas Tertipu! Begini Iming-iming Rayuan Investasi Emas BodongIlustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Emas biasanya diukur dari berat dan satuan karat. Misalnya, emas 24 karat seberat 5 gram atau 23 karat seberat 10 gram. Jadi tidak banyak macamnya.

Nah, pelaku kejahatan biasanya menawarkan paket investasi emas yang beragam dan membingungkan investor. Misalnya, dengan modal Rp10 juta, kamu bisa mendapatkan emas 24 karat seberat 25 gram. Keuntungannya 30 persen per bulan.

3. Menggunakan skema money game guna memperdaya investornya

Awas Tertipu! Begini Iming-iming Rayuan Investasi Emas BodongANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Seperti kerja multilevel marketing (MLM), investasi bodong emas ini biasanya akan menggunakan skema money game guna memperdaya investornya.

Kalau kamu berhasil mendapatkan anggota baru, maka kamu akan mendapatkan hadiah berupa komisi atau lainnya. Jumlahnya bahkan bisa meningkat bila orang yang kamu ajak semakin banyak.

Cara ini faktanya sukses memikat calon investor. Mungkin sekali dua kali kamu mendapatkan apa yang dijanjikan, tetapi lama-lama zonk! Maka dari itu, jangan sekali pun percaya pada investasi skema seperti ini.

4. Mengiming-imingi keuntungan besar bagi calon investor yang menyetor uang muka sebanyak mungkin

Awas Tertipu! Begini Iming-iming Rayuan Investasi Emas BodongIlustrasi Uang Kas (IDN Times/Arief Rahmat)

Banyak oknum penjahat yang mengiming-imingi keuntungan besar bagi calon investor yang menyetor uang muka sebanyak mungkin. Bila kamu terus menambah modal, maka keuntungan yang didapat semakin besar.

Modus penipuan seperti ini harusnya bisa kamu kenali. Jangan pernah terpedaya oleh janji manis berupa keuntungan besar lewat uang muka.

5. Izin usaha abu-abu dan tidak jelas

Awas Tertipu! Begini Iming-iming Rayuan Investasi Emas BodongIlustrasi Emas Mulia (IDN Times/Arief Rahmat)

Izin usaha ini penting kamu ketahui saat hendak berinvestasi. Jangan sampai kamu berinvestasi pada perusahaan bodong. Cari tahu legalitas dari perusahaan yang akan kamu jadikan sebagai tempat investasi.

Pastikan juga perusahaan tersebut terdaftar secara resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Kalau tidak jelas, sebaiknya jangan, deh.

Baca Juga: Takut Investasi Bodong? Coba Investasi di Sukuk Ritel SR013

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya