Comscore Tracker

Cara Aman Pakai Mobile Banking Agar Rekening Gak Dibobol

Tips langsung dari bos BCA nih

Jakarta, IDN Times - Jumlah pengguna layanan mobile banking setiap tahunnya semakin bertambah banyak. Layanan digital yang menawarkan berbagai kemudahan bertransaksi ini membuatnya kian digandrungi, khususnya bagi kaum millennials.  

Kemudahan tersebut tentu tidak lepas pula dari risiko yang mengikutinya. Ada kemudahan, ada pula tantangannya. Layanan mobile banking berpotensi diretas oleh para hacker. Ada kemungkinan mereka akan mengincar rekening secara online. Lalu apa yang harus kamu lakukan untuk mencegahnya?

Agar rekening kamu tidak mudah dibobol, berikut ini sejumlah tips langsung dari Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja bagi kamu pengguna mobile banking. Simak baik-baik ya!

Baca Juga: Begini Modus Pembobolan Tabungan Rp20 M Milik Atlet E-Sport Winda

1. Jangan mudah percaya dengan tipu daya orang yang berusaha meminta kode OTP milikmu

Cara Aman Pakai Mobile Banking Agar Rekening Gak DibobolMemberikan password Wi-Fi ke orang asing. makeusof.com

Jahja mengatakan hal pertama yang harus dilakukan adalah jangan pernah memberikan kode one time password (OTP) kepada orang lain. Jangan mudah percaya dengan tipu daya orang yang berusaha meminta kode OTP milikmu.

"OTP bujuk rayu apa pun jangan pernah kasih OTP. Itu aja, aman Anda," ujarnya kepada IDN Times, Kamis (3/12/2020).

2. Ingat bank tidak pernah menanyakan PIN number kamu

Cara Aman Pakai Mobile Banking Agar Rekening Gak DibobolBCA Mobile (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Sama seperti OTP, hal berikutnya yang tidak boleh kamu beritahu pada orang lain adalah password dan PIN. Meski dia pacar kamu sekali pun, jaga baik-baik. Kecuali kalau dia sudah jadi pasangan hidup resmimu.

"PIN number jangan pernah ngasih. Tidak pernah namanya bank nanyain PIN number Anda. Terus password," tegas dia.

3. BCA siap mengganti kerugian asal di luar kelalaian costumer

Cara Aman Pakai Mobile Banking Agar Rekening Gak DibobolGedung Bank BCA (Website/bca.co.id)

Lebih lanjut, Jahja menambahkan bahwa Bank BCA siap mengganti kerugian nasabah bila terjadi pencurian baik secara siber maupun tidak. Dengan catatan, kejahatan tersebut bukan terjadi karena kelalaian konsumen.

"Kayak kartu ATM di-hack ada satu sindikat internasional, itu di luar kesalahan customer, berapa pun kerugian dia, kita ganti. Tapi maaf kalau kelalaian kayak kasih OTP-nya, PIN, kita gak ganti," ujarnya.

Nah itulah cara aman bertransaksi dan menggunakan mobile banking agar tidak diretas oleh hacker. Ingat baik-baik ya tips dari Bos BCA tersebut.

Baca Juga: Deretan Pembobolan Bank di Indonesia Selain Kasus Maria Pauline

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya