Comscore Tracker

Syarat UMKM Terimbas COVID-19 Agar Dapat Subsidi Bunga dari Pemerintah

Kredit maksimal Rp10 miliar

Jakarta, IDN Times - Pemerintah kembali memberikan dukungan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam bentuk subsidi bunga atau margin untuk kredit atau pembiayaan milik UMKM yang terdampak pandemik COVID-19. Sebelumnya pemerintah memberikan restrukturisasi kredit bagi pelaku UMKM. 

Hanya saja tidak semua dapat menerima subsidi bunga tersebut. Pemberian subsidi bunga atau margin tersebut merupakan bagian dari program PEN yang sudah dapat dirasakan manfaatnya per 1 Mei 2020 dan berlaku selama enam bulan.

UMKM yang memiliki kredit atau pembiayaan kumulatif lebih dari Rp10 miliar tidak dapat memperoleh subsidi bunga atau margin. Hal itu disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari melalui keterangan resminya, Kamis (11/6). 

Apa saja syarat untuk memperoleh subsidi bunga dari pemerintah?

1. Empat kriteria untuk mendapatkan subsidi

Syarat UMKM Terimbas COVID-19 Agar Dapat Subsidi Bunga dari PemerintahIlustrasi UMKM (ANTARA FOTO/Fauzan)

Kriteria UMKM yang dapat memperoleh subsidi bunga atau margin dari pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga atau Subsidi Margin untuk Kredit atau Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional, antara lain:

  • Memiliki plafon kredit atau pembiayaan paling tinggi Rp10 miliar
  • UMKM tersebut baki debet kredit atau besaran sisa pokok pinjaman sebelum masa pandemik COVID-19. Batas baki debet sampai dengan 29 Februari 2020
  • Tidak termasuk dalam daftar hitam nasional
  • Memiliki kategori performing loan lancar dengan kolektibilitas 1 atau 2, dihitung per 29 Februari 2020 dan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau mendaftar untuk mendapatkan NPWP

2. Besaran subsidi bunga dibagi menjadi dua

Syarat UMKM Terimbas COVID-19 Agar Dapat Subsidi Bunga dari PemerintahIlustrasi ekonomi dampak pandemik (IDN Times/Arief Rahmat)

Baca Juga: Kejanggalan Program PEN, 2 Kementerian Beda Versi Soal Anggaran

Adapun besaran subsidi bunga atau margin tersebut terbagi atas dua yakni:

- Kredit atau Pembiayaan dari Lembaga Penyalur Program Kredit Pemerintah, di mana:

a. UMKM yang memiliki kredit atau pembiayaan sampai dengan Rp10 juta, diberikan subsidi sebesar bunga atau margin yang dibebankan, paling tinggi 25 persen atau disesuaikan dengan suku bunga

b. UMKM yang memiliki kredit atau pembiayaan di atas Rp10 juta sampai dengan Rp500 juta diberikan subsidi bunga sebesar enam persen selama tiga bulan pertama dan tiga persen selama tiga bulan kedua atau disesuaikan dengan suku bunga, margin flat atau anuitas yang setara UMKM yang memiliki kredit lebih dari Rp500 juta sampai dengan Rp10 miliar.

- Kredit atau pembiayaan dari perbankan atau perusahaan pembiayaan, dimana:

a. UMKM yang memiliki kredit kurang dari atau sama dengan Rp500 juta diberikan subsidi bunga sebesar enam persen selama tiga bulan pertama dan tiga persen selama tiga bulan berikutnya atau disesuaikan denga suku bunga

b. UMKM yang memiliki kredit/pembiayaan lebih dari Rp500 ratus juta sampai dengan Rp10 miliar diberikan subsidi bunga atau margin sebesar tiga persen selama tiga bulan pertama dan dua persen selama tiga bulan berikutnya atau disesuaikan dengan suku bunga, margin flat atau anuitas yang setara.

3. Harus memiliki NPWP

Syarat UMKM Terimbas COVID-19 Agar Dapat Subsidi Bunga dari PemerintahIDN Times / Auriga Agustina

Rahayu mengatakan, UMKM yang belum memiliki dan ingin mendapatkan NPWP, dapat mendaftarkan NPWP sesuai dengan ketentuan dari Peraturan Direktur Jenderal Pajak terkait mekanisme pemberian NPWP untuk Debitur Program PEN.

"Akan tetapi, bagi UMKM yang memiliki Kredit di atas Rp50 juta, pendaftaran NPWP dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya.

Baca Juga: 3 Hal yang Dilakukan BI untuk Dorong Sektor UMKM

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya