Comscore Tracker

Benarkah Syarat Rapid Test untuk Penumpang Pesawat Akan Dihapus?    

Jubir Satgas COVID-19 janji akan beri penjelasan

Jakarta, IDN Times - Saat ini penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan pesawat terbang diwajibkan untuk melampirkan hasil rapid test. Pemerintah dikabarkan akan menghapus syarat uji tes corona tersebut.

Juru Bicara Satgas COVID-19  Prof Wiku Adisasmito saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih membahas terkait aturan tersebut. "Saya belum bisa memberikan update-nya karena sedang dibicarakan dan belum selesai," katanya kepada IDN Times, Rabu (5/5/2020).

1. Wiku akan segera sampaikan hasilnya ke publik

Benarkah Syarat Rapid Test untuk Penumpang Pesawat Akan Dihapus?    Ilustrasi nakes melakukan Rapid Test Tim IDN Times (IDN Times/Herka Yanis)

Wiku mengatakan pihaknya akan segera mengumumkan kabar tersebut kepada publik melalui awak media. "Nanti pasti ada dalam konpers (konperensi pers) tentang hal itu," ujarnya.

Sebelumnya peraturan yang dikeluarkan Gugus Tugas memuat ketentuan bahwa masyarakat yang berpergian ke luar kota maupun keluar negeri diwajibkan untuk memiliki surat keterangan bebas virus corona, minimal dengan menunjukkan hasil rapid test.

Baca Juga: Kamboja Larang Masuk Semua Penerbangan dari Indonesia dan Malaysia 

2. Kemenhub tak bisa memberikan komentar

Benarkah Syarat Rapid Test untuk Penumpang Pesawat Akan Dihapus?    (Ilustrasi pesawat) IDN Times/Arief Rahmat

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati tak dapat mengomentari kabar tersebut. Menurutnya, yang menetapkan aturan soal syarat rapid atau PCR untuk perjalanan penumpang antarkota termasuk di penerbangan adalah Gugus Tugas berdasarkan SE Nomor 9. "Kami fokus menyediakan infrastruktur transportasinya," ujarnya.

SE Nomor 9 ini berisi tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19. Aturan soal tes ada di poin F-1 dan F-2.

3. Sebelumnya semua penumpang diwajibkan rapid test

Benarkah Syarat Rapid Test untuk Penumpang Pesawat Akan Dihapus?    Ilustrasi Pesawat milik maskapai Garuda Indonesia IDN Times/Yogie Fadila

Sebelumnya Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 kala itu, Doni Monardo, menjelaskan peraturan terkait penerbangan dalam maupun luar negeri di tengah pandemik virus corona atau COVID-19.

Doni menerangkan, bagi warga yang ingin melakukan penerbangan harus memberikan hasil tes kesehatan bebas virus corona. Bagi calon penumpang penerbangan dalam negeri bisa menggunakan PCR test dan rapid test, sementara penerbangan luar negeri harus menggunakan PCR test.

Doni menuturkan, untuk penerbangan dalam negeri, calon penumpang bisa menggunakan hasil PCR test atau rapid test. 

"Ini sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4, dan diperbaiki menjadi Nomor 6 diperpanjangannya," kata Doni dalam keterangan persnya usai rapat terbatas 4 Juni 2020. Namun aturan itu kemudian diubah dalam SE Nomor 7 yang kemudian diubah kembali dalam SE Nomor 9.

Baca Juga: Angkasa Pura II Optimistis Aturan Baru Bikin Penerbangan Bergairah

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya