Comscore Tracker

Hindari Jeroan Mesin Ambrol! 3 Cara Mudah Mengecek Kondisi Oli Mobil 

Kamu juga bisa lho ganti oli sendiri

Merawat mobil sebenarnya gak sulit lho. Paling sederhana, kamu bisa mengecek kondisi dan volume oli. Hal simpel ini penting guna memastikan oli mobil kamu selalu dalam keadaan baik dan cukup.

Kekurangan oli bisa menyebabkan jeroan mesin ambrol lho. Begitu juga jika menggunakan oli yang kualitasnya jelek. Jadi jangan kompromi untuk kualitas oli ya. 

Nah berikut ini tiga cara sederhana untuk mengecek kondisi oli mobil kamu. Apalagi saat pandemik ini kamu harus melakukan semua hal di rumah.

1. Parkirkan mobil di tempat yang rata

Hindari Jeroan Mesin Ambrol! 3 Cara Mudah Mengecek Kondisi Oli Mobil IDN Times/Dwi Agustiar

Cara pertama adalah dengan memarkirkan mobilmu di tempat yang rata. Jangan di tanjakan atau turunan ya. Setelah diparkir, matikan mesin mobil lalu tunggu sampai sekitar satu jam hingga mesin benar-benar dingin.

Tahap ini penting untuk memastikan semua oli yang semula naik ke bagian mesin saat mobil menyala kembali turun ke bak penampung oli. Akan lebih baik jika memarkir mobil semalaman sehingga langkah berikutnya bisa kamu lakukan saat pagi.

2. Buka kap mesin dan tarik dipstick oli

Hindari Jeroan Mesin Ambrol! 3 Cara Mudah Mengecek Kondisi Oli Mobil IDN Times/Dwi Agustiar

Setelah mesin dingin, sekarang saatnya membuka kap mesin. Untuk itu kamu bisa menarik tuas yang biasanya ada di dekat setir. Langkah selanjutnya adalah menarik dipstick oli (lihat gambar berwarna kuning pada foto di atas) untuk melihat ketinggian permukaan oli. Pada batang dipstick, biasanya ada tanda tinggi maksimal dan tinggi minimal oli.

Gunakan tisu kering untuk mengelap batang dipstick. Setelah itu masukan lagi dipstick tersebut ke lubangnya. Diamkan beberapa saat. Kemudian tarik lagi dipstick tersebut. Sekarang lihat permukaan oli yang menempel pada batang dipstick.

3. Baca jejak oli pada batang dipstick

Hindari Jeroan Mesin Ambrol! 3 Cara Mudah Mengecek Kondisi Oli Mobil IDN Times/Dwi Agustiar

Langkah berikutnya melihat jejak oli pada batang dipstick yang baru kamu angkat. Jika oli berada pada batas maksimal, berarti mobilmu kebanyakan oli.

Sementara jika oli berada pada batas minimal, atau bahkan kurang dari itu, maka kamu perlu segera menambahkan oli pada mobilmu. Idealnya permukaan oli berada di tengah-tengah antara batas maksimal dengan batas minimal pada batang dipstick.

Jika mesin mobilmu sehat, biasanya oli tidak akan berkurang sebelum jarak tempuhnya mencapai 5 ribu km dari terakhir kali kamu mengganti oli.

Nah gampang banget kan caranya? Nanti bisa kamu coba sendiri ya.

This article supported by vivo as Official Journalist Smartphone Partner IDN Media 

Baca Juga: Jangan Ditunda, Ini 5 Gejala Mobil Harus Segera Turun Mesin 

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya